Cinta
Yang Membunuhku
Cinta, kisah lama
kujalin sangat menyakitkan untuk kukenang. Namun, aku mengerti tentang semua
yang telah terjadi antara Aku & beberapa orang yang dulu pernah suka
terhadapku. Begitu pula aku suka pada mereka. Aku sejenak berpikir bahwa memang
berat untuk memilih diantara beberapa orang yang kita sayang. Akupun tak
sanggup memilih, pada akhirnya aku yang termakan oleh rasa sakit dihati. Sesungguhnya,bukan
maksud untuk aku menyakiti,bukan maksud untuk aku mempermainkan. Hanya satu
dipikiranku, aku tak bs memilih karena aku takut mereka sakit karenaku. Sesungguhnya,
Aku menangis namun aku berusaha tegar. Sesungguhnya aku hanya mencintai satu
orang, Namun orang itu tega menyakiti hatiku. Meskipun aku merangkak, memohon
untuk kembali, tetap saja aku dianggap sampah! Karena apa? Karena orang tu
sudah mendapatkan yang lebh baik. Dalam hati, tiap kali aku melihat wajahnya
aku berusaha tersenyum tapi pada kenyataannya aku menangis dalam hati. Sungguh tega
ia padaku, aku tak menyangka ia berbuat seperti itu. Kuakui memang aku sering
menyakiti hatinya, namun aku lakukan untuk menjaga perasaan orang lain. Yang ia
lihat dari sisiku hanyalah keburukanku semata, tak pernah memandang sedikitpun
rasa cintaku padanya,pengorbananku padanya. Aku marah, marah terhadap diriku. Seharusnya
aku sadar bahwa ia tak pernah mencintaiku dari awal ia mengenalku. Namun aku
berpikir, apalah arti cinta kisah lama yang telah terjalin tentang cerita yang
dulu pernah dilalui? Apalah arti cinta kisah lama yang telah terjalin cerita
tentang kerinduan? Apalah arti cinta kisah lama yang telah terjalin cerita
tentang kebersamaan? Apalah arti cinta kisah lama yang telah terjalin cerita
tentang kesedihan? Akupun menyadar hal itu, bahwa sesungguhnya cerita itu
hanyalah sandiwara dunia saja, hanyalah kisah cinta sesaat saja. Yang pantas
untuk dikenang saja bukan untuk dimiliki. Sungguh terpuruknya aku ketika itu,
yang bisa kulakukan saat itu hanyalah menangis, melihat foto-foto dirnya dan
diriku, memikirkannya, makanpun tak terasa nyaman dilidah serasa pahit untuk
aku makan. Ketika itu yang aku ingnkan hanyalah dia datang menghampirku,
menghubungiku, dan mengatakan maaf padaku lalu mengucapkan aku ingin kembali
padamu sepert dulu T_T. Pada kenyataannya, ia bermesraan dengan wanita lain,
mataku melihatnya sendiri, sungguh terpuruknya aku ketika itu. hatiku bagai
diiris pisau,sakit rasanya. Aku hanya ingin satu orang dihatiku hanyalah kamu
seorang. Tahu kah itu? hanya kamu dihatiku. Aku hanya bisa menangis
mengenangmu. Sampai detik inipun aku masih merindukanmu, tapi aku tidak bisa
berbuat apa-apa. Aku hanya bs memejamkan mataku mengingat wajahmu yang dulu
pernah mencntaiku. Aku ingin ia tahu satu hal tentang sebenarnya yang terjadi,
bahwa selama itu aku sakit karenamu, ketika aku menjalin kisah tentang ia dan
diriku sesungguhnya aku memendam perasaan cemburu terhadap seseorang, namun
kecemburuanku terungkap sudah. Hanyalah orang itu yang ia cintai. Setalah bebrapa
bulan akupun sadar dan bangkit dari keterpurukan yang selama itu menyakitkan
hatiku. Aku tidak ingn melupakanmu, karena aku tidak bisa. Yang aku lakukan
hanyalah mencari orang yang benar-benar tulus mencintaiku apaadanya. Aku telah
merelakanmu bersamanya, sungguh benar-benar ikhlas. Semoga bahagia masalaluku. Akupun
akan berusaha bahagia bersama orang yang tulus mencintaiku saat ini. Selamat tinggal,
semoga waktu bisa mempertemukan aku dan dirimu.
By : kiki karnia
widhianti

asek2
BalasHapus